Biografi

Pengusaha China Penghasilan Miliaran Kasus Penipuan

Profil Pengusaha Xiaofeng Peng

 

pengusahachina.png

 

Masih muda pengusaha China bernama Xiaofeng Peng terjebak. Penghasilan mungkin miliaran tetapi katanya penipuan. Bisnis dagang miliknya sudah dirintis semenjak remaja. Dia dikenal giat bekerja dan belajar. Ia tidak mengenal kata drop out layaknya miliarder lain.

Dia sangat bekerja keras berdagang sembari sekolah. Ia cerdas. Nila- nilai sekolahnya juga menonjol, dan bahkan ia pernah menang lomba Olimpiade. Begitu lulus SMA, dia belajar bahasa Inggris, Jerman dan Jepang. Xiaofeng sempat tak menemukan tempat kursus.

Anak Muda Terkaya

 

Ia melanjutkan pendidikan Jiangxi Foreign Trade School. Mendapatkan gelar Diploma -nya pada tahun 1993. Dan Xiaofeng masih mau melanjutkan sampai gelar MBA di Beijing University, Guanghua School of Management, selesai tahun 2002.

Bagi Xiaofeng berbisnis merupakan perjalanan. Tidak mudah. Dia bermula ketika melewati Jian City Foreign Trade Bureau. Tempat dimana pengembangan ekspor provinsi Jiangxi didata. Tempatnya kita menganalis nilai ekspor China. Xiaofeng lantas bekerja di sana dan memahami semua seluk- beluk.

Dia tidak serta merta berjuluk “anak muda terkaya China”. Dari sanalah ia menemukan peluang ekspor China. Pada tahun 1997 berdirilah Liuxing Industries Limited. Dia bersama teman- temannya coba mendirikan usaha dagang.

Tidak serta merta menjadi pengusaha China berpenghasilan miliaran. Pertama dia mulai berjualan aneka produk ekspor, dari sarung tangan, safety shoes, pakaian kerja, dan sebagainya. Usaha Liuxing Industries termasuk membeli barang diluar atau impor.

Ia memutuskan keluar dari pekerjaan Jian City Foreign Trade Bureau. Dia ingin berbisnis sendiri. Tapi pemerintah daerah mencoba menahannya. Prestasi Xiaofeng memang sangat bagus. Namun ia telah bulat memutuskan menjalankan bisnis sendiri.

Bertahap dia mulai memproduksi alat keselamatan sendiri. Ia membuat peralatan keselamatan sampai terkenal. Pemerintah daerah Jiangxi mengapresiasi sampai mau berinvestasi. Maka berdirilah Suzhou Liuxin Industrial Company Limited. 

Berdirinya dua perusahaan menandakan dia meningkat. Dari usaha produsen alat keselamatan Suzhou Liuxin dan ditambah perusahaan pemasaran Liuxing Industries. Keduanya terintegrasi menjadi suatu grup usaha. Xiaofeng selalu menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah.

Hubungan baik bersama pemerintah menjadi jembatan bisnis baru. Ada ide mengembangkan usaha Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Bermula 2001, kegiatannya termasuk mewakili perusahaan ke Eropa. Ia melihat Eropa makin intensif mengembangkan PLTS.

Ide muncul. Ia mendorong pemerintah China mengembangkan ini. Dan Xiaofeng akan mensuplai kebutuhan panel surya. Tetapi tidak mudah lantaran dia buta teknologi. Untung semangat belajarnya tidka pernah surut. Dia belajar ke sana- sini hingga mendatangi pabrik solar panel Amerika.

Tahun 2005 dia mendirikan Jiangxi LDK Solar Co Ltd, perusahaanya membuat panel surya dan juga alat pendukung. Sebelum pabrik dia sudah menawarkan ke pihak pemerintah Provinsi Jiangxi. Dia menjual dari solar panelnya, pemasangan, pemeliharaan, dan pendukungnya.

Bahkan Xiaofeng kemudian mengekspor keluar negeri. Bisnis ini memang belum banyak diminati dunia dulu. Kini perusahaan milik Xiaofeng menjadi pemasok terbesar dunia. Tak salah, kalau dia mendapatkan kekayaan Rp.21,2 triliun menurut Forbes.

Pengusaha China Kasus Penipuan

Kehiduopan Xiaofeng memang naik turun layaknya roller coaster. Bayangkan dia merupakan anak dari keluarga biasa. Membangun perusahaan pertama diusia 22 tahun, perusahaan Suzhou Liuxin Industrial pada 1997 untuk membuat dan menjual peralatan keselamatan.

Ketika dia berjalan ke Eropa, melihat prospek bahwa pemerintah daerah tengah menggodok aturan berkendara. Pemerintah meminta semua kendaraan menyiapkan rompi keselamatan. Xiaofeng lalu melihatnya menjadi peluang menyediakan produk dan jasa.

“Waktu itu, tujuan saya lebih sederhana,” terang Peng. “Saya berharap mengumpulkan uang untuk wujudkan keinginan untuk kuliah ke Amerika, tapi malah “terpaksa” menjalankan bisnis ini 8 tahun.”

Peng benar- benar mengumpulkan uang. Alih- alih dia melanjutkan studi, malah uangnya kelak akan menjadi fondasi bisnis panel surya. Butuh dua tahun sampai dia benar- benar percaya diri. Dua tahun dia habiskan mempelajari seluk beluk panel surya diluar negeri.

LDK Solar penyedian solar panel spesifik di provinsinya sejak 2005. Dua tahun kemudian, dia masuk pasar saham Amerika Serikat, dan menjadi perusahaan pertama asal Jiangxi masuk Big Apple. Taukah itu merupakan listing terbesar perusahaan sektor energi.

Listing perusahaan terbesar buat perusahaan Amerik- China. Peng, usianya baru 32 tahun, dan sudah memimpi perusahaan energi sekalah nasional. Ketika harga sahamnya naik, dia mengantongi tak kurang $5,8 miliar dipuncak.

Pendapatannya mencapai $12 miliar di 2008, dan menjadikannya Top 500 Perusahaan Nasional yang termuda. Jatuhnya pasar Eropa membuat semua berantakan. Karena produksi photovoltaic China jatuh, bahan baku utama panel surya polycrystalline sillicon, salah satu bahannya flaktuasi tinggi.

Maka LDK jatuh terpaksa berhutang. Pada Agustus 2014, Peng memutuskan mundur direktur dan juga kepala manajer. Walaupun jatuh, dia kembali lagi mengeluarkan inovasi, mengkombinasikan antara internet dan solar surya Solarbao.

Sekarang dia tidak menjual bahan melainkan layanan. Dimana pembelian Solarbao, akan termasuk agensi dan pengelolaan stasiun pengisian. Ini menjadi kesempatan menjanjikan lewat jenis usaha jasa baru. Dia bahkan kembali listing saham di NASDAQ dan bernama SPI Energy pada Januari 2016.

“Sepuluh tahun lalu, saya menjadi yang terbesar IPO antar negara dari perusahaan asal China, saya tak pernah beharap akan kembali lagi memulai dari nol,” tuturnya.

Semua nampak aman ketika memulai karena masih untung. Sampai tiga bulan tampak defisit $32 juta dan $5 juta pada 2013 dan 2014. Ini katanya sih, karena dia memberikan insentif staf sebelum listing dan merupakan biaya dibayar buat IPO.

Dia masih percaya diri. Sampai setahun kemudian terjadi keterlambatan pembayaran pelanggan. Itu karena pemerintah China menunda akibat subsidi. Tetek benget tersebut sangat mengecewakan pihak investor.

Menurut pengamat bahwa kegagalan Pang karena model bisnisnya: Memakai pendanaan cepat buat proyek jangka panjang. Bahwa panel surya baru akan menghasilkan setelah lima sampai tujuh tahun, bahkan sampai 10 tahun baru untung.

Dia gagal membayar uang investor karena subsidi pemerintah tertunda. Pada Oktober, dia menyerap dana investor $92 juta berupa utang dan meninggalkan 11.000 investor online. Mereka terkejut bahwa proyek crowdfunding tersebut gagal total.

Maka dia menjadi burono polisi karena membawa kabur dana. Menurut polisi dia dituduh menyerap dana secara ilegal ke rekeni pribadi; keberadaanya tidak diketahui kemudian.


, Terimakasih telah mengunjungi Biodataviral.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Terviral.id, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Comments

Most Popular

To Top