Biodataviral – #Biodata Iko Uwais Lengkap, #Profil, #Karier, #Film, dan #Fakta Terbaru – #Iko Uwais merupakan #aktor sekaligus praktisi pencak silat asal Indonesia yang dikenal luas melalui film-film laga. Namanya semakin populer setelah membintangi film #Merantau, #The Raid: Redemption, dan #The Raid 2: Berandal.
Berkat kemampuan bela diri dan koreografi aksinya, Iko Uwais kemudian berhasil memperluas karier hingga ke perfilman internasional. Ia pernah terlibat dalam sejumlah film Hollywood seperti Star Wars: The Force Awakens, Mile 22, Stuber, Snake Eyes, dan The Expendables 4.
Baca: Biodata Freya Jayawardana, Member JKT48 Generasi ke-7
Tidak hanya berkarier sebagai aktor, Iko juga aktif sebagai koreografer laga, produser, dan sutradara. Pada 2025, ia mulai memasuki tahap baru dalam kariernya dengan mendirikan Uwais Pictures dan menyutradarai film Timur.

Biodata Iko Uwais
Berikut biodata lengkap Iko Uwais:
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Nama lengkap | Uwais Qorny |
| Nama populer | Iko Uwais |
| Tempat lahir | Jakarta, Indonesia |
| Tanggal lahir | 12 Februari 1983 |
| Usia | 43 tahun |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Profesi | Aktor, praktisi pencak silat, koreografer laga, produser, sutradara |
| Keahlian bela diri | Pencak silat |
| Istri | Audy Item |
| Debut film | Merantau (2009) |
| Rumah produksi | Uwais Pictures |
Iko Uwais lahir di Jakarta pada 12 Februari 1983 dengan nama Uwais Qorny. Indonesian Film Center juga mencatat tanggal dan tempat kelahirannya tersebut serta menyebutnya sebagai aktor dan atlet pencak silat Indonesia.
Masa Kecil dan Ketertarikan terhadap Pencak Silat
Iko Uwais telah mengenal pencak silat sejak masih kecil. Ia mulai mempelajari bela diri tersebut ketika berusia sekitar 10 tahun.
Lingkungan keluarganya juga memiliki hubungan erat dengan dunia silat. Kakeknya, H. Achmad Bunawar, dikenal sebagai tokoh yang mendirikan sekolah silat.
Sebelum terkenal sebagai aktor, Iko lebih dahulu aktif dalam dunia pencak silat. Ia bahkan pernah mendapatkan sejumlah prestasi dalam kompetisi dan festival pencak silat.
Indonesian Film Center mencatat bahwa Iko pernah meraih Juara III pada Kejuaraan Daerah Antar Perguruan DKI Jakarta pada 2003 serta penghargaan Penampilan Terbaik Kategori Dewasa Tunggal pada Festival Pencak Silat Cibubur 2005.
Awal Karier Iko Uwais di Dunia Film
Perjalanan Iko Uwais menuju industri film bermula dari pertemuannya dengan sutradara Gareth Evans.
Pada saat itu, Gareth Evans sedang membuat dokumenter mengenai pencak silat di Indonesia. Ia kemudian melihat kemampuan Iko dalam bela diri dan tertarik untuk menjadikannya bagian dari proyek film.
Pertemuan tersebut akhirnya membawa Iko ke dunia perfilman. Film Merantau yang dirilis pada 2009 menjadi debutnya sebagai aktor.
Film tersebut memperkenalkan kemampuan pencak silat Iko kepada penonton yang lebih luas dan menjadi awal dari perjalanan panjangnya sebagai aktor laga.
Baca Juga: Biodata Afgan: Profil Lengkap, Perjalanan Karier, Prestasi, dan Fakta Menarik
Iko Uwais dan Kesuksesan The Raid
Nama Iko Uwais semakin dikenal setelah ia membintangi The Raid: Redemption pada 2011.
Dalam film tersebut, Iko berperan sebagai Rama, seorang anggota kepolisian yang terlibat dalam operasi berbahaya untuk menyerbu sebuah gedung yang dikuasai kelompok kriminal.
Film tersebut mendapatkan perhatian besar dari penonton dan penggemar film laga internasional. Kesuksesannya kemudian dilanjutkan melalui The Raid 2: Berandal pada 2014.
Peran Rama dalam dua film tersebut menjadi salah satu karakter yang paling melekat dengan karier Iko Uwais. IMDb juga mencatat The Raid: Redemption dan The Raid 2 sebagai dua film yang menjadi bagian penting dalam filmografinya.
Menembus Industri Film Internasional
Setelah dikenal melalui film-film laga Indonesia, Iko Uwais mulai mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam produksi internasional.
Salah satu proyek yang cukup menarik perhatian adalah Star Wars: The Force Awakens yang dirilis pada 2015. Dalam film tersebut, Iko memerankan karakter Razoo Quin-Fee.
Setelah itu, ia tampil dalam sejumlah film internasional lainnya, termasuk Beyond Skyline, Mile 22, Stuber, Triple Threat, The Night Comes for Us, Snake Eyes, Fistful of Vengeance, hingga The Expendables 4.
Pengalaman tersebut membuat Iko menjadi salah satu aktor laga Indonesia yang mampu mendapatkan tempat dalam produksi film internasional.
Daftar Film Iko Uwais
Sepanjang kariernya, Iko Uwais telah terlibat dalam berbagai film. Beberapa di antaranya adalah:
- Merantau (2009) sebagai Yuda
- The Raid: Redemption (2011) sebagai Rama
- Man of Tai Chi (2013) sebagai Gilang Sanjaya
- The Raid 2: Berandal (2014) sebagai Rama
- Star Wars: The Force Awakens (2015) sebagai Razoo Quin-Fee
- Headshot (2016) sebagai Ishmael
- Beyond Skyline (2017) sebagai Sua
- Mile 22 (2018) sebagai Li Noor
- The Night Comes for Us (2018) sebagai Arian
- Triple Threat (2019) sebagai Jaka
- Stuber (2019) sebagai Oka Tedjo
- Snake Eyes (2021) sebagai Hard Master
- Fistful of Vengeance (2022) sebagai Kai Jin
- The Expendables 4 (2023) sebagai Rahmat
- Ash (2025) sebagai Adhi
- Timur (2025) sebagai Timur
- Wings of Dread (2026) sebagai Paquet
Filmografi terbaru tersebut menunjukkan bahwa Iko tetap aktif dalam produksi film setelah kesuksesan film-filmnya pada dekade sebelumnya. IMDb mencatat Wings of Dread sebagai salah satu proyeknya pada 2026, sementara Ash dan Timur tercatat pada 2025.
Iko Uwais sebagai Koreografer Laga
Selain menjadi aktor, Iko Uwais juga memiliki keahlian dalam mengembangkan koreografi adegan pertarungan.
Pengalaman panjangnya dalam pencak silat membuatnya mampu menggabungkan teknik bela diri dengan kebutuhan sinematografi. Keahlian tersebut menjadi salah satu alasan mengapa adegan laga dalam berbagai proyek yang melibatkannya memiliki karakteristik yang kuat.
Iko juga bekerja bersama Uwais Team yang menangani berbagai kebutuhan koreografi dan aksi dalam produksi film.
Kiprahnya sebagai koreografer membuat perannya dalam industri perfilman menjadi lebih luas. Ia tidak hanya tampil di depan kamera, tetapi juga ikut berkontribusi dalam proses penciptaan adegan aksi.
Mendirikan Uwais Pictures
Perkembangan karier Iko Uwais kemudian berlanjut ke bidang produksi film.
Pada awal 2025, Iko secara resmi memperluas kiprahnya melalui Uwais Pictures, rumah produksi yang berfokus pada pengembangan film, khususnya genre aksi. Rumah produksi tersebut dibangun dengan ambisi menghadirkan film laga Indonesia dengan standar produksi yang lebih tinggi dan mampu menjangkau pasar internasional.
Langkah ini menjadi bagian penting dari perkembangan karier Iko karena ia mulai memiliki peran yang lebih besar dalam proses produksi film, bukan hanya sebagai pemeran.
Debut sebagai Sutradara melalui Film Timur
Salah satu pencapaian terbesar Iko Uwais dalam beberapa tahun terakhir adalah debutnya sebagai sutradara melalui film Timur.
Dalam film tersebut, Iko tidak hanya duduk sebagai sutradara, tetapi juga menjadi pemeran utama. Ceritanya berfokus pada seorang prajurit yang menjalankan misi penyelamatan sandera di wilayah hutan.
Film ini terinspirasi dari peristiwa Operasi Mapenduma pada 1996. Iko menggunakan latar tersebut untuk mengembangkan cerita aksi yang juga menampilkan unsur persaudaraan dan sisi kemanusiaan para karakter.
Timur menjadi proyek penting karena menunjukkan perubahan posisi Iko dari seorang aktor laga menjadi kreator film yang memiliki kendali lebih besar terhadap produksi.
Perkembangan Terbaru Film Timur
Perkembangan film Timur juga menjadi bagian penting dari karier Iko hingga 2026. Beberapa sumber internasional mencatat film tersebut dengan judul The Extractor. Film ini disebut sebagai film aksi-thriller Indonesia yang disutradarai dan dibintangi oleh Iko Uwais.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa proyek Iko semakin mendapatkan perhatian di luar Indonesia. Film ini menggabungkan aksi penyelamatan sandera dengan hubungan emosional antara karakter-karakternya.
Dengan pengalaman sebagai aktor dan koreografer, Iko memanfaatkan film tersebut untuk memperlihatkan pendekatan penyutradaraan yang tetap menonjolkan kekuatan adegan laga.
Kehidupan Pribadi Iko Uwais
Iko Uwais menikah dengan penyanyi Audy Item pada 2012. Pernikahan tersebut kemudian dikaruniai dua orang putri.
Selain menjalani kehidupan sebagai aktor dan pelaku industri film, Iko juga dikenal cukup aktif menjalani peran sebagai suami dan ayah.
Dalam perjalanan kariernya, dukungan keluarga menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupannya sebagai figur publik.
Penghargaan dan Prestasi
Sebelum terkenal sebagai aktor, Iko sudah memiliki prestasi dalam bidang pencak silat.
Beberapa pencapaian yang tercatat antara lain:
- Juara III Kejuaraan Daerah Antar Perguruan DKI Jakarta 2003.
- Penampilan Terbaik Kategori Dewasa Tunggal pada Festival Pencak Silat Cibubur 2005.
- Nominasi Pasangan Terbaik pada Indonesian Movie Awards untuk The Raid.
Selain prestasi tersebut, pencapaian terbesar Iko dapat dilihat dari keberhasilannya membawa pencak silat Indonesia ke berbagai produksi film internasional.
Baca Juga: Candylion, Biodata, Fakta Menarik, Umur, hingga Perjalanan Karier Cosplayer Viral Dunia
Fakta Menarik tentang Iko Uwais
Berikut beberapa fakta menarik mengenai Iko Uwais:
- Memiliki nama lahir Uwais Qorny
Nama Iko Uwais merupakan nama yang lebih dikenal publik, sedangkan nama lahirnya adalah Uwais Qorny. - Mulai belajar silat sejak usia 10 tahun
Bela diri sudah menjadi bagian dari kehidupannya sejak masih kecil. - Film debutnya adalah Merantau
Film yang dirilis pada 2009 tersebut menjadi awal perjalanan profesionalnya di industri perfilman. - The Raid menjadi titik penting kariernya
Perannya sebagai Rama membuat nama Iko semakin dikenal oleh penggemar film laga di berbagai negara. - Pernah tampil dalam Star Wars
Iko mendapat peran sebagai Razoo Quin-Fee dalam Star Wars: The Force Awakens. - Tidak hanya menjadi aktor
Iko juga memiliki pengalaman sebagai koreografer laga, produser, dan sutradara. - Mendirikan rumah produksi sendiri
Uwais Pictures menjadi wadah bagi Iko untuk mengembangkan proyek-proyek film, khususnya film aksi. - Debut sebagai sutradara
Timur menjadi film yang menandai debut Iko sebagai sutradara sekaligus pemeran utama.
Kesimpulan
Iko Uwais merupakan salah satu aktor laga Indonesia yang berhasil membawa pencak silat ke industri perfilman internasional. Perjalanan kariernya dimulai dari dunia bela diri sebelum akhirnya mendapat kesempatan menjadi pemeran utama dalam Merantau.
Kesuksesan The Raid dan The Raid 2 kemudian membuka jalan bagi Iko untuk tampil dalam berbagai produksi internasional, termasuk Star Wars: The Force Awakens, Mile 22, Snake Eyes, dan The Expendables 4.
Memasuki perkembangan karier terbarunya, Iko tidak hanya mengandalkan profesi sebagai aktor. Ia juga aktif sebagai koreografer, produser, serta mulai mengembangkan kemampuan sebagai sutradara melalui Uwais Pictures dan film Timur.
Dengan perjalanan tersebut, Iko Uwais tidak hanya dikenal sebagai bintang film laga Indonesia, tetapi juga sebagai salah satu figur yang membantu memperkenalkan kemampuan bela diri dan perfilman aksi Indonesia kepada penonton internasional.