#Biodataviral – #Biodata Lalahuta: #Profil, #Personel, #Perjalanan Karier, dan #Lagu Populernya – #Lalahuta merupakan #grup musik asal Jakarta yang dikenal melalui karya-karya bergenre pop dengan sentuhan R&B serta karakter musikal yang kuat. Grup ini telah melewati perjalanan panjang sejak dibentuk pada 2013 dan terus mengalami perkembangan dari sisi personel maupun arah #musik.
Lalahuta awalnya beranggotakan para musisi yang memiliki pengalaman sebagai session player. Seiring berjalannya waktu, mereka mulai berkembang menjadi sebuah grup musik yang memiliki identitas sendiri dan dikenal oleh penikmat musik Indonesia.
Pada era terbarunya, Lalahuta diperkuat oleh empat personel, yaitu Kevin Widaya, Boni Eko, Beno Louloulia, dan Allain Hizkia. Keempatnya mengisi posisi vokal, drum, gitar, dan bass.
Biodata Lalahuta

Berikut profil singkat Lalahuta:
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Nama | Lalahuta |
| Asal | Jakarta, Indonesia |
| Tahun berdiri | 2013 |
| Tanggal berdiri | 24 Desember 2013 |
| Genre | Pop, Pop R&B |
| Vokal | Kevin Widaya |
| Drum | Boni Eko |
| Gitar | Beno Louloulia |
| Bass | Allain Hizkia |
| Tahun aktif | 2013–sekarang |
Apple Music mencatat Lalahuta lahir pada 24 Desember 2013 dengan genre utama pop. Sementara profil Lalahuta di Spotify menjelaskan bahwa grup ini terbentuk di Jakarta pada 2013 dan berkembang dari para session player menjadi grup pop dengan karakter musikal dan lagu-lagu yang kuat secara emosional.
Awal Perjalanan Karier Lalahuta
Lalahuta memulai perjalanan musiknya pada 2013. Sebelum memiliki identitas sebagai grup musik, para personelnya telah memiliki pengalaman sebagai session player untuk sejumlah musisi di Indonesia.
Setelah itu, Lalahuta mulai bermain sebagai musisi kafe di Jakarta. Pengalaman tampil secara langsung tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses perkembangan mereka sebagai grup musik.
Dari pengalaman tersebut, Lalahuta kemudian mulai membangun karya sendiri dan memperkenalkan musik mereka kepada pendengar yang lebih luas. Perjalanan yang cukup panjang membuat Lalahuta mampu mengembangkan karakter musik yang menjadi identitas mereka.
Personel Lalahuta
Dalam formasi terbarunya, Lalahuta terdiri dari empat personel.
1. Kevin Widaya
Kevin Widaya merupakan vokalis Lalahuta. Suara Kevin menjadi salah satu bagian utama dalam karakter musik Lalahuta, khususnya ketika membawakan lagu-lagu yang mengangkat tema hubungan, perasaan, dan kehidupan sehari-hari.
2. Boni Eko
Boni Eko merupakan personel yang mengisi posisi drummer. Permainan drum menjadi bagian penting dalam membangun ritme dan dinamika musik Lalahuta.
3. Beno Louloulia
Beno Louloulia berperan sebagai gitaris. Permainan gitarnya turut memberikan warna pada aransemen musik Lalahuta, terutama dalam menghadirkan nuansa pop dan R&B.
4. Allain Hizkia
Allain Hizkia merupakan bassist Lalahuta. Permainan bass menjadi salah satu fondasi dalam membangun groove yang menjadi bagian dari karakter musik grup tersebut.
Formasi Kevin Widaya, Boni Eko, Beno Louloulia, dan Allain Hizkia disebut sebagai formasi Lalahuta dalam babak baru perjalanan mereka sejak 2024.
Lagu-Lagu Lalahuta
Sepanjang perjalanan kariernya, Lalahuta telah menghasilkan berbagai lagu yang dapat ditemukan di sejumlah platform streaming musik.
Beberapa lagu Lalahuta yang cukup dikenal antara lain “Tunggu Apa Lagi”, “Tak Pernah Salah”, “Buat Apa Mencoba”, “1 2 3”, “Kisah Romantis”, “Apalah (Arti Menunggu)”, dan “Status Palsu”.
Lagu-lagu tersebut menunjukkan perkembangan musikal Lalahuta dari waktu ke waktu. Tidak hanya mengandalkan lagu dengan tema romantis, Lalahuta juga terus mengeksplorasi berbagai cerita dan pendekatan musik dalam karya mereka.
“Tunggu Apa Lagi”
“Tunggu Apa Lagi” merupakan salah satu lagu yang cukup dikenal dari Lalahuta. Lagu tersebut dirilis sebagai single dan menjadi salah satu karya yang tercatat dalam katalog musik Lalahuta.
Karya ini juga termasuk dalam daftar lagu teratas Lalahuta di platform streaming musik.
“1 2 3”
“1 2 3” merupakan salah satu single Lalahuta yang dirilis pada 2023. Lagu ini menjadi bagian dari perkembangan karya Lalahuta pada periode tersebut.
Selain “1 2 3”, pada tahun yang sama Lalahuta juga merilis sejumlah karya lain seperti “Kisah Romantis” dan “Radar”.
“Kisah Romantis”
“Kisah Romantis” menjadi salah satu karya Lalahuta yang menarik perhatian pendengar. Lagu tersebut juga hadir melalui kolaborasi dengan The Bakuucakar dan tercatat dalam katalog musik Lalahuta.
Proyek LSIH
Salah satu perkembangan menarik dalam perjalanan Lalahuta adalah hadirnya proyek LSIH atau Lalahuta Sings Indonesian Hits.
Melalui proyek tersebut, Lalahuta menghadirkan interpretasi baru terhadap lagu-lagu Indonesia yang sudah dikenal masyarakat. Proyek ini tidak hanya menjadi ruang bagi Lalahuta untuk mengeksplorasi musik, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap karya dan pencipta lagu Indonesia.
Salah satu karya yang berkaitan dengan proyek tersebut adalah “Status Palsu”, yang tercatat dalam rilisan LSIH (Pt. I) pada 2024.
Album dan Karya Lalahuta
Selain merilis single, Lalahuta juga memiliki sejumlah album dan proyek musik. Dua album yang tercatat dalam katalog mereka adalah “bernyanyi bersama” yang dirilis pada 2022 dan “Hari Baru” yang dirilis pada 2023.
Lalahuta kemudian terus melanjutkan aktivitas bermusik dengan merilis berbagai single baru.
Pada 2025, misalnya, Lalahuta merilis “Apalah (Arti Menunggu)” dan “Cincin”. Sementara pada 2026, katalog mereka kembali bertambah dengan sejumlah rilisan, termasuk “Hebat”.
Lalahuta di Tahun 2026
Perjalanan Lalahuta masih berlanjut hingga 2026. Salah satu rilisan terbaru mereka adalah single “Hebat”, yang dirilis pada 26 Mei 2026. Apple Music juga mencatat sejumlah rilisan Lalahuta lainnya pada 2026, termasuk “Belum Waktunya” dan “Kupu Kupu Malam”.
Kehadiran berbagai rilisan baru tersebut menunjukkan bahwa Lalahuta masih aktif berkarya dan terus mengembangkan perjalanan musiknya.
Perubahan dan Perkembangan Lalahuta
Salah satu hal yang menarik dari perjalanan Lalahuta adalah kemampuannya untuk terus berkembang. Setelah melewati lebih dari satu dekade perjalanan, grup ini tidak berhenti pada formula musik yang sama.
Memasuki 2024, Lalahuta memasuki fase baru dengan formasi Kevin Widaya, Boni Eko, Beno Louloulia, dan Allain Hizkia. Bersamaan dengan itu, mereka juga membawa arah kreatif yang lebih terfokus serta memperkuat identitas musikal mereka.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Lalahuta untuk tetap relevan di tengah perkembangan industri musik Indonesia.
Fakta Menarik tentang Lalahuta
Ada beberapa fakta menarik mengenai Lalahuta yang cukup penting untuk diketahui:
- Lalahuta dibentuk di Jakarta pada 2013.
- Grup ini pada awalnya berkembang dari para musisi yang memiliki pengalaman sebagai session player.
- Lalahuta sempat aktif sebagai musisi kafe di Jakarta.
- Lalahuta mengusung musik pop dengan karakter yang juga mendapat pengaruh R&B.
- Formasi terbaru Lalahuta terdiri dari Kevin Widaya, Boni Eko, Beno Louloulia, dan Allain Hizkia.
- Lalahuta memiliki proyek bernama LSIH atau Lalahuta Sings Indonesian Hits.
- Lalahuta telah merilis berbagai single dan album sepanjang perjalanan kariernya.
- Lalahuta masih aktif menghasilkan karya baru hingga 2026.
Baca: Biodata Veronica Perasso, Profil, Umur, Karier, Video dan Foto Bintang OnlyFans yang Diburu Netizen
Penutup
Lalahuta merupakan salah satu grup musik Indonesia yang memiliki perjalanan cukup panjang di industri musik. Berawal dari pengalaman para personelnya sebagai session player dan musisi kafe, Lalahuta kemudian berkembang menjadi grup dengan karya dan identitas musik sendiri.
Dengan formasi terbaru yang terdiri dari Kevin Widaya, Boni Eko, Beno Louloulia, dan Allain Hizkia, Lalahuta terus melanjutkan perjalanan bermusiknya. Kehadiran karya-karya baru, termasuk proyek LSIH dan single “Hebat” pada 2026, menunjukkan bahwa grup ini masih aktif mengeksplorasi musik dan menghadirkan karya untuk para pendengarnya.
Bagi penggemar musik pop Indonesia, perjalanan Lalahuta menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah grup dapat terus berkembang, beradaptasi, dan mempertahankan eksistensinya melalui karya-karya baru.