Biodataviral – #Biodata MASDO Lengkap, #Profil #Grup Musik Malaysia dan #Perjalanan Kariernya – #MASDO atau #Kugiran Masdo merupakan #grup musik asal Malaysia yang dikenal dengan karakter musik retro dan nuansa pop era 1960-an. Grup ini mulai aktif pada 2015 dan kemudian dikenal lebih luas melalui lagu-lagu seperti “Bunga”, “Dinda”, “Janji Manis”, dan “Bercanda Di Malam Indah”.
Baca: George Soros Biodata Lengkap: Profil, Kekayaan, Karier Trader Makro dan Kisah Sukses
Keunikan MASDO terletak pada kemampuannya menggabungkan musik pop 1960-an dan pop yeh-yeh dengan aransemen yang lebih modern. Gaya tersebut menjadi identitas utama mereka sekaligus membuat lagu-lagu MASDO dapat diterima oleh pendengar dari berbagai generasi.

Biodata Singkat MASDO
- Nama grup: MASDO
- Nama lengkap: Kugiran Masdo
- Asal: Malaysia
- Tahun berdiri: 2015
- Genre: Pop, pop 1960-an, pop yeh-yeh, rock dan rock and roll
- Bahasa lagu: Melayu dan Inggris
- Label: Empayar Masdo
- Nama sebelumnya: The Lipstik
- Lagu populer: “Bunga”, “Dinda”, “Janji Manis”, “Bercanda Di Malam Indah”
- Album: Selamat Tinggal Pujaan
- EP: Jalan Abbey, Ruang
MASDO didirikan pada awal 2015. Dalam perkembangannya, grup ini mengalami perubahan formasi. Profil MASDO yang lebih baru mencantumkan Ali Sariah, Asmawi, dan Putu Ceri sebagai anggota grup.
Awal Terbentuknya MASDO
Sebelum menggunakan nama MASDO, grup ini dikenal dengan nama The Lipstik. Setelah terjadi perubahan dalam tubuh grup, nama tersebut kemudian diganti menjadi MASDO.
Nama MASDO memiliki kaitan dengan karakter dalam film Do Re Mi karya seniman legendaris Malaysia, P. Ramlee. Nama tersebut dipilih karena sesuai dengan konsep musik yang ingin mereka bawakan, yaitu musik pop bernuansa klasik yang terinspirasi dari era 1960-an.
Sejak awal, MASDO memang memiliki ketertarikan terhadap musik lama. Mereka mendapatkan pengaruh dari sejumlah musisi dan grup seperti P. Ramlee, A. Ramlie & The Rhythm Boys, The Wonders, The Last Shadow Puppets, hingga The Changcuters.
Anggota MASDO
Formasi MASDO mengalami perubahan sepanjang perjalanan kariernya. Sumber dari periode awal mencatat empat anggota, yaitu Ali Sariah, Putu Ceri, Asmawi, dan Azham Ahmad.
Sementara itu, profil MASDO yang lebih baru mencantumkan tiga anggota utama berikut:
1. Ali Sariah
Ali Sariah merupakan vokalis sekaligus gitaris MASDO. Ia menjadi salah satu sosok utama dalam perjalanan grup sejak awal pembentukannya.
Ali juga terlibat dalam proses penciptaan lagu MASDO. Sejumlah karya grup mencantumkan namanya sebagai komposer dan penulis lagu.
2. Asmawi
Asmawi merupakan gitaris sekaligus backing vocal MASDO. Permainan gitarnya menjadi salah satu unsur penting dalam membentuk karakter musik grup yang menggabungkan nuansa pop klasik dengan produksi musik modern.
Dalam beberapa sumber, namanya juga ditulis sebagai Asymawi.
3. Putu Ceri
Putu Ceri merupakan pemain bass dan backing vocal MASDO. Ia juga termasuk salah satu anggota yang terlibat sejak awal perjalanan grup.
Perannya pada bass menjadi bagian penting dalam membangun karakter musik MASDO, terutama pada lagu-lagu yang menggunakan pendekatan pop retro dan rock and roll.
Baca: Biodata Naykilla, Profil, Karier, dan Fakta Menarik
Karakter Musik MASDO
MASDO memiliki identitas musik yang cukup kuat. Grup ini mengangkat kembali nuansa musik populer era 1960-an, kemudian mengemasnya dengan aransemen yang lebih modern.
Karakter tersebut membuat musik MASDO terdengar berbeda dari musik pop kontemporer pada umumnya. Pengaruh musik lama dapat ditemukan pada melodi, permainan gitar, vokal, hingga gaya penampilan mereka.
Konsep retro tersebut juga terlihat dari penampilan panggung MASDO yang sering menggunakan pakaian formal dan gaya visual yang mengingatkan pada era musik klasik.
Inspirasi terhadap musik P. Ramlee dan kelompok musik era 1960-an menjadi salah satu fondasi utama gaya bermusik MASDO.
Perjalanan Karier MASDO
MASDO mulai mendapatkan perhatian setelah merilis sejumlah lagu dengan karakter pop retro. Salah satu karya awal yang penting dalam perjalanan mereka adalah “Bunga”.
Lagu tersebut dirilis pada 2016 dan menjadi salah satu karya yang memperkenalkan karakter MASDO kepada publik. Menurut Yayasan Sime Darby Arts Festival, “Bunga” berhasil memperoleh sekitar dua juta penayangan di YouTube dalam dua bulan setelah dirilis. Lagu tersebut kemudian masuk ke album pertama MASDO.
Kesuksesan tersebut kemudian dilanjutkan dengan berbagai karya lainnya hingga nama MASDO semakin dikenal di Malaysia maupun negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Album dan EP MASDO
Dalam perjalanan kariernya, MASDO telah merilis album dan EP yang menjadi bagian penting dari perkembangan musik mereka.
Selamat Tinggal Pujaan
Selamat Tinggal Pujaan merupakan album pertama MASDO. Album tersebut memperkenalkan berbagai karya yang menggambarkan identitas musik retro mereka.
Beberapa lagu yang terdapat dalam karya tersebut antara lain “Bunga” dan “Berduka-Lara”. Data Apple Music juga mencatat Ali Sariah sebagai salah satu pencipta lagu “Berduka-Lara”, sementara MASDO tercatat sebagai artis yang membawakannya.
Jalan Abbey
Setelah album pertamanya, MASDO melanjutkan perjalanan musik melalui Jalan Abbey. Karya tersebut menjadi bagian dari perkembangan konsep musik grup setelah mereka mulai mendapatkan perhatian yang lebih luas.
Spotify saat ini mencantumkan Jalan Abbey sebagai salah satu rilisan penting dalam katalog MASDO.
Ruang
Ruang menjadi salah satu rilisan terbaru MASDO pada 2026. EP ini menandai fase baru dalam perjalanan musik mereka setelah sekitar satu dekade berkarier.
Spotify mencantumkan Ruang sebagai EP MASDO pada 2026 dan menampilkan rilisan tersebut sebagai bagian dari era baru grup.
Lagu MASDO yang Populer
MASDO telah menghasilkan sejumlah lagu yang dikenal oleh pendengar Malaysia maupun Indonesia. Beberapa di antaranya adalah:
Dinda
“Dinda” merupakan salah satu lagu MASDO yang paling dikenal oleh pendengar Indonesia. Lagu tersebut menjadi populer di media sosial dan membantu memperluas pengenalan MASDO kepada masyarakat Indonesia.
“Dinda” juga menjadi salah satu rilisan utama dalam katalog musik MASDO dan masih tercantum sebagai salah satu lagu populer mereka di Spotify.
Bunga
“Bunga” merupakan salah satu lagu awal MASDO yang memiliki peran penting dalam memperkenalkan karakter musik grup.
Lagu ini dirilis pada 2016 dan menjadi salah satu karya yang membawa nuansa pop 1960-an MASDO kepada pendengar modern.
Janji Manis
“Janji Manis” merupakan salah satu lagu MASDO yang mendapatkan perhatian besar di Indonesia. Lagu tersebut menjadi populer di media sosial dan turut memperluas jangkauan MASDO di luar Malaysia.
Menurut Yayasan Sime Darby Arts Festival, “Janji Manis” menjadi viral di Indonesia setelah digunakan oleh jutaan pengguna TikTok sebagai musik latar.
Bercanda Di Malam Indah
“Bercanda Di Malam Indah” merupakan salah satu lagu yang berasal dari perjalanan awal MASDO. Lagu ini memperlihatkan karakter pop retro yang menjadi salah satu ciri khas grup.
Selain lagu tersebut, MASDO juga dikenal melalui karya seperti “Berduka-Lara”, “Teruna & Dara”, “Kecundang”, dan sejumlah rilisan lainnya.
Popularitas MASDO di Indonesia
Popularitas MASDO di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari perkembangan media sosial dan layanan streaming musik.
Lagu-lagu seperti “Dinda” dan “Janji Manis” memperoleh perhatian besar dari pendengar Indonesia. Penggunaan bahasa Melayu yang masih memiliki kedekatan dengan bahasa Indonesia juga membuat lagu MASDO relatif mudah dipahami oleh pendengar di Indonesia.
Selain itu, karakter musik retro MASDO memberikan warna yang berbeda dibandingkan banyak rilisan musik pop modern. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat karya mereka memiliki karakter yang mudah dikenali.
Perkembangan Musik MASDO
Setelah melewati lebih dari satu dekade perjalanan, MASDO tetap mempertahankan identitas musik retro yang menjadi ciri khas mereka. Namun, perkembangan rilisan terbaru menunjukkan bahwa grup ini juga terus mencoba mengeksplorasi warna musik yang berbeda.
Salah satu contohnya adalah rilisan “Teristimewa” yang dirilis pada 20 Juni 2026. Kredit rilisan tersebut mencantumkan Ali Sariah sebagai komposer dan anggota MASDO lainnya sebagai performer.
Dengan demikian, MASDO tidak hanya mengandalkan nostalgia musik 1960-an, tetapi juga berusaha mempertahankan relevansinya melalui karya-karya baru.
Baca: Biodata Notnot Neng Lidiawaty Terbaru: Umur, Profil, Karier, Pacar, Esports dan Fakta Menarik
Kesimpulan
MASDO merupakan grup musik asal Malaysia yang memiliki identitas kuat melalui perpaduan pop 1960-an, pop yeh-yeh, rock, dan sentuhan musik modern. Grup ini dibentuk pada 2015 setelah sebelumnya dikenal dengan nama The Lipstik.
Sepanjang perjalanan kariernya, MASDO menghasilkan sejumlah lagu populer seperti “Bunga”, “Dinda”, “Janji Manis”, dan “Bercanda Di Malam Indah”. Lagu-lagu tersebut tidak hanya dikenal di Malaysia, tetapi juga memperoleh perhatian luas dari pendengar Indonesia.
Dengan mempertahankan karakter musik retro sekaligus menghadirkan karya-karya baru, MASDO terus menjadi salah satu grup musik Malaysia yang membawa kembali nuansa musik klasik kepada pendengar generasi modern.